Senin, 05 Januari 2015

Tugas AMDAL (Rona Lingkungan)


TUGAS AMDAL
(RONA LINGKUNGAN)
"Dampak Yang Ditimbulkan Akibat Adanya Pembangunan Perumahan dan Pertokoan Di Wilayah Kampung Bambu Kuning, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor"



Disusun Oleh :
Syeifi Latifah
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Ilmu Kesehatan
2015






A.   Rona Lingkungan

A.    Kualitas Air
§  Kualitas air tanah
Kualitas air tanah (air sumur) yang dipakai penduduk di sekitar lokasi rencana kegiatan kualitasnya ada yang baik dan ada yang kurang baik. Pada kualitas air tanah yang baik ditandai dengan tidak adanya parameter kualitas air yang melebihi ambang batas baku mutu yang disyaratkan, sementara kualitas air tanah yang kurang baik air sumurnya sudah terkontaminasi oleh tempat pembuangan air kotor (selokan).
§   Kualitas air sungai
Kualitas air sungai di sekitar rencana kegiatan sudah sangat tidak baik, karena sudah terkontaminasi oleh bermacam-macam limbah rumah tangga dan zat kimia lainnya yang dibuang secara sembarangan di sungai tersebut.

B.     Kuantitas Air
§  Kuantitas/debit air sungai
Sifat semua aliran sungai tersebut adalah berubah-ubah tergantung dari sungai ciliwung dari pusat yang mengendalikannya.
§  Kuantitas air tanah
Keberadaan air tanah suatu daerah sangat dipengaruhi oleh curah hujan dan karakteristik formasi geologi yang bersangkutan. Formasi-formasi tersebut mempunyai kemampuan untuk imbun air tanah yang terjadi dengan kecepatan yang berbeda.

C.    Ruang, Lahan dan Tanah
§  Tata ruang
Rencana tata ruang wilayah telah memberikan arahan pemanfaatan kawasan, baik berupa pembangunan perumahan kontrakan dan toko-toko kecil di sepanjang jalan wilayah Bambu Kuning dan perkebunan yang berada dekat dengan perumahan warga.
§  Penggunaan lahan
Pemanfaatan lahan yang telah ada di sekitar areal rencana kegiatan antara lain adalah persawahan, perkebunan dan tepi jalan wilayah Bambu Kuning yang menghubungkan Pemda Kab. Bogor, Bojong Gede dan Citayam. Sepanjang jalan tersebut terdapat konsentrasi pemukiman penduduk, pertokoan, perkebunan warga.
§  Tanah
·      Kesuburan tanah
Kelompok satuan tanah yang ada adalah kelompok tanah alluvial, litosol,. Dataran alluvial di wilayah studi tergolong subur dan sangat sesuai untuk daerah persawahan. Litosol merupakan tanah yang tipis dengan solum < 50 cm dan mengalami kontak langsung dengan batuan induk yang keras yang ada dibawahnya. Litosol merupakan tanah yang potensial untuk pengembangan pertanian, namun juga menyimpan potensi erosi yang besar.

D.    Transportasi
§  Kelancaran lalulintas
Tingkat kelancaran lalulintas di wilayah studi tergolong baik atau lancar.
§  Kondisi jembatan
Kondisi jembatan yang menghubungkan Pemda Kab. Bogor dengan wilayah Bambu kuning, umumnya sudah cukup memadai. Konstruksi jembatan yang digunakan memiliki dua tipe, yaitu menggunakan rangka baja dan gelagar beton.
F. Komponen Sosial
·            Demografi
§  Komposisi penduduk menurut mata pencaharian
Mata pencaharian sebagian besar penduduk di wilayah Bambu Kuning adalah dalam bidang agama dan pendidikan yaitu sebagai Tokoh agama dan guru. Jenis mata pencaharian terbesar kedua adalah dalam bidang industri kerajinan dan yang ketiga adalah bidang konstruksi khususnya sebagai buruh bangunan. Jenis mata pencaharian penduduk yang relatif masih terbatas jumlahnya adalah sebagian pegawai atau PNS dan ABRI/POLRI serta dalam bidang listrik, gas dan air.
G.    Sosial Budaya
§  Nilai dan norma budaya
Di wilayah Bambu Kuning terdapat 3 suku yaitu suku betawi, suku sunda dan suku jawa. Suku pendatang yang ada di wilayah ini antara lain adalah merupakan transmigran serta pendatang lain yang berupaya mencari peluang kerja yaitu susku bugis, padang, batak, manado, tiongkhoa dan sebagainya. Kegiatan adat yang sering dilaksanakan oleh warga masyarakat terutama yang terkait erat dengan siklus kehidupan manusia yaitu pesta perkawinan, perayaan kelahiran dan peringatan (pengajian) kematian. Kegiatan adat dan kebiasaan masyarakat ini biasanya dilakukan di balai desa, masjid, serta makam dan rumah masing-masing.
§  Sikap dan persepsi masyarakat
Sehubungan dengan rencana proyek, sikap dan persepsi masyarakat cukup beragam. Secara umum masyarakat setuju dengan rencana proyek tersebut dengan sejumlah harapan dan saran. Persepsi positif masyarakat terhadap rencana kegiatan terkait dengan adanya beberapa keuntungan atau manfaat yang dapat ditimbulkan dari adanya kegiatan proyek. Manfaat paling besar yang akan muncul dari kegiatan proyek dan akan dapat dirasakan oleh masyarakat adalah meningkatnya pendapatan masyarakat, kemudian adanya kesempatan kerja dan meningkatnya kesempatan berusaha. Selain itu juga terdapat sekitar 6,50% masyarakat yang menyatakan sangat mengharapkan dibangunnya fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk warga masyarakat. Selain persepsi positif masyarakat terhadap proyek rumah kontrakan dan toko-toko ini, masyarakat juga memiliki persepsi negatif terhadap proyek terkait dengan kemungkinan adanya beberapa kerugian yang dapat terjadi dengan berlangsungnya proyek ini. Kerugian yang akan timbul dari kegiatan ini adalah meningkatnya peralihan fungsi lahan pertanian yang akan berdampak langsung terhadap terjadinya penurunan produksi pertanian. Selain itu juga terdapat kekhawatiran-kekhawatiran warga masyarakat seperti kemungkinan meningkatnya masalah lingkungan seperti banjir, tanah longsor, kepadatan penduduk, adanya penurunan kualitas dan kuantitas air dan adanya PHK serta penurunan pendapatan masyarakat sebagai akibat berhentinya proyek.
Terhadap kekhawatiran-kekhawatiran tersebut, masyarakat memberikan beberapa saran/masukan yang merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap rencana kegiatan sehingga berbagai perubahan yang mungkin terjadi dan khususnya yang berdampak negatif dapat ditekan seminimal mungkin. Beberapa saran/masukan masyarakat khususnya terkait dengan masalah pengadaan lahan adalah sebelum proses penggadaan lahan hendaknya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Pembelian lahan dilakukan secara langsung kepada para pemilik lahan dan perlu dilakukan musyawarah secara transparan antara para pemilik lahan, pemrakarsa dan pemerintah khususnya untuk mencapai kesepakatan harga dan juga agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan.

H.    Komponen Kesehatan Masyarakat
§  Potensi resiko timbulnya penyakit
Potensi besarnya dampak atau terjadinya penyakit tercermin dalam beberapa angka kesakitan oleh beberapa jenis penyakit di wilayah bambu kuning. Jenis penyakit yang banyak diderita penduduk secara keseluruhan stroke, diabetes, penyakit kulit, typus, DBD, dan diare.
§  Karakteristik spesifik penduduk yang berisiko
Beberapa karakteristik spesifik penduduk yang dapat menimbulkan risiko adanya penyakit antara lain ditunjukkan dengan adanya pengelolaan sampah dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu dan cara penanganan penyakit. Sementara itu pengelolaan sampah dilakukan dengan dibakar, masyarakat mengelola sampah dengan cara memasukkan ke dalam lubang lalu ditimbun, dengan cara membuang ke sungai. Pembuangan sampah ke lingkungan merupakan cara pengelolaan sampah yang tidak mendukung kondisi sanitasi lingkungan. Oleh karena itu upaya penyadaran masyarakat harus dilakukan agar kondisi lingkungan wilayah studi tidak menjadi semakin buruk. Masyarakat yang pernah menimbangkan balitanya ke Posyandu. Hal ini dapat diartikan bahwa sebagai perwujudan partisipasi warga masyarakat di bidang Pelayanan kesehatan, masyarakat menyatakan bahwa ketika sakit akan berobat melalui fasilitas kesehatan yang ada yaitu Puskesmas/Rumah Sakit ataupun dokter, masyarakat berobat ke tenaga medis dan paramedis, dan lainnya dengan cara mengobati sendiri diantaranya dengan minum obat bebas yang dibeli di warung atau apotek.
§  Kondisi sanitasi lingkungan
Sebagian besar penduduk di wilayah studi umumnya telah memiliki sumur sendiri untuk memenuhi kebutuhan air minum maupun mencuci pakaian dan peralatan rumah tangga lainnya. Namun kebersihan di sekitar lingkungan tempat tinggal umumnya belum tertata dengan baik, disamping itu kepemilikan saluran pembuang air limbah relatif masih sangat sedikit. Penduduk pada umumnya sudah memiliki jamban keluarga untuk keperluan buang air besar keluarga, Sementara itu ada penduduk yang kondisi sumur dan septitenk sangat berdekatan, sehingga tidak menutup kemungkinan sumur tersebut dapat terkontaminasi dengan septitenk tersebut, dan hal ini adalah kondisi yang sangat tidak baik untuk kesehatan.

B.   Dampak Potensial
*      Geo-Fisik-Kimia
§  Penurunan kualitas udara (debu dan gas)
§  Terjadi kebisingan
§  Perubahan sifat tanah
§  Terjadi erosi tanah
§  Gangguan system irigasi dan drainase
§  Penurunan kualitas air sungai
§  Penurunan kuantitas air tanah
§  Penurunan kelancaran lalulintas
§  Penurunan keselamatan berlalulintas
§  Kerusakan jalan dan jembatan

*      Komponen Biologi
§  Gangguan vegetasi
§  Gangguan biota air sungai
§  Peningkatan keanekaragaman dan kerapatan
§  Peningkatan keanekaragaman dan kelimpahan satwa

*      Komponen Sosekbud
§  Perubahan kependudukan
§  Perubahan pola kepemilikan lahan
§  Peningkatan pendapatan masyarakat
§  Ada kesempatan berusaha
§  Gangguan proses social
§  Perubahan sikap dan persepsi masyarakat

*      Komponen Kesmas
§  Penurunan kuantitas sanitasi lingkungan
§  Penurunan tingkat kesehatan masyarakat

C.   Dampak Hipotetik
*      Geo-Fisik-Kimia
§  Penurunan kualitas udara (debu dan gas)
§  Terjadi kebisingan
§  Gangguan system irigasi dan drainase
§  Penurunan kualitas air sungai
§  Penurunan keselamatan berlalulintas
§  Kerusakan jalan dan jembatan

*      Komponen Biologi
§  Gangguan biota air sungai
§  menurunnya kesuburan tanah
§  meningkatnya hewan-hewan melata dari dalam tanah
§  terkontaminasinya air sumur
*         Komponen Sosekbud
§  Perubahan kependudukan
§  Perubahan pola kepemilikan lahan
§  Gangguan proses social
§  Perubahan sikap dan persepsi masyarakat

*            Komponen Kesmas
§  Penurunan kuantitas sanitasi lingkungan
§  Penurunan tingkat kesehatan masyarakat

D.   Isu Pokok dan Lingkup Kedalaman Andal
*            Penurunan Kualitas Lingkungan
*            Menurunnya Produktivitas & keanekaragaman hayati
*            Perubahan social
*            Penurunan kesehatan masyarakat
*            meningkatnya masalah lingkungan seperti banjir dan tanah longsor

Selasa, 18 November 2014

Allah is my spirit!! :'))

Biarlah Allah saja yg menyemangati kita, sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas kelalaian kita.

Cukuplah Allah saja yg memelihara ketekunan kita, karna perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan.

Cukuplah Allah yang menghapus lembut setiap tetesan keluh kesah kita. sehingga saat tiada siapapun selain Allah, maka Allah lebih dari cukup.

Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang bermakna, pribadi yang saat berbaur ia mampu menyemangati yang lain, saat sendiri mampu menguatkan dirinya sendiri.
Teguhlah, kuatlah, taatlah! :)

Selasa, 01 Juli 2014

Tak Ada yang Abadi

KEMATIAN. setiap yang bernyawa pasti akan (mengalami) mati. kematian  tidak dapat direncanakan atau dicegah, semua itu terjadi atas kehendakNya. sungguh tak ada yang abadi didunia ini, tak akan pernah ada. semua yang telah Ia ciptakan hanyalah titipan-Nya. semua yang Ia berikan akan kembali lagi kepada-Nya. Kejarlah dunia seakan hidup selamanya, namun kejarlah akhirat seakan esok telah tiada. ya Allah yaa Robb, matikanlah kami dalam keadaan khusnul khotimah dan matikanlah jiwa kami dalam syahid di jalan-Mu :')

Rabu, 09 April 2014

Miracle (Kontemplasi Akal Budi dari Sisi Islam)

Pernahkah saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba terpikirkan olehmu ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang?
Itu adalah ﺍﻟﻠّﻪ yang sedang
berbicara denganmu dan mengetuk pintu hatimu (QS 4:114, 2:195, 28:77)
Pernahkah saat kau sedang sedih, kecewa tetapi tidak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati?
Itulah adalah ﺍﻟﻠّﻪ yang sedang rindu padamu dan ingin agar kau berbicara pada-NYA (QS 12:86)
Pernahkah tanpa sengaja kau
memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu, tiba-tiba orang tersebut muncul, atau kau bertemu dengannya atau kau menerima telepon darinya?
Itu adalah Kuasa ﺍﻟﻠّﻪ yang sedang menghiburmu. Tidak ada yang namanya kebetulan (QS 3:190-191).
Pernahkah kau mendapatkan
sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini kau inginkan tapi rasanya sulit untuk didapatkan?
Itu adalah ﺍﻟﻠّﻪ yang mengetahui dan mendengar suara batinmu serta hasil dari benih kebaikan yang kau taburkan sebelumnya (QS 65:2-3).
Pernahkah kau berada dalam
situasi yang buntu, semua terasa begitu sulit, begitu tidak menyenangkan, hambar, kosong bahkan menakutkan?
Itu adalah saat ﺍﻟﻠّﻪ mengizinkan kau untuk diuji, Dan ﺍﻟﻠّﻪ ingin mendengar rintihan serta do'amu
agar kau menyadari akan
keberadaan-NYA. Karena DIA
tahu kau sudah mulai melupakan- NYA dalam kesenangan (QS 47:31, 32:21).
Jika kau peka, akan sering kau sadari bahwa KASIH dan KUASA ﺍﻟﻠّﻪ selalu ada di saat manusia merasa dirinya tak mampu.
Apakah kau pikir tulisan ini hanya iseng terkirim padamu? Tidak! Sekali lagi, TIDAK ADA YANG KEBETULAN...
Beberapa menit ini tenangkanlah
dirimu, rasakan kehadiran-NYA..
Dengarkan suara-NYA yang
berkata:
"Jangan khawatir, AKU disini
bersamamu" (QS 2:214, 2:186)

(dikutip dari Prof. Adang Bachtiar's wall on IAKMI GROUP)